Jika aku sudah melakukan yang terbaik, tabah dalam kesulitan, mencari
cara untuk menjadi lebih mampu, meninggalkan yang tidak berguna,
sesungguhnya aku hanya tinggal bersabar.
Akan datang waktu, dimana semuanya akan menjadi lebih mudah dan indah.
Tuhan membaikkan kehidupan Jiwa yang berupaya.
Semoga tak lama lagi.
Aamiin. (kutipan dari Mario Teguh)
Banyak hal dalam hidup, yang membuat aku merasa semakin harus lebih
banyak belajar. Apapun aku pelajari, aku kerjakan, bahkan diluar bidang
keilmuanku. Satu hal yang terutama, adalah karena aku merasa menjadi
orang yang bergembira dan bersyukur dengan itu semua. Aku menemukan
banyak hal menarik serta pelajaran hidup dalam suka dukanya.
Capek tentu saja, tapi yang terpikir pada saat itu adalah, jika aku
mampu, kenapa aku tidak melakukannya, jika aku tidak mampu, bukankah
kewajiban kita adalah memampukan diri utk menjadi lebih baik?. Aku
memasuki daerah asing, lonjakan adrenalin itu seperti gelombang ganas
yang sewaktu-waktu bisa menenggelamkan. Tapi aku sangat mengimani, bahwa
aku tidak sendiri, Allah beserta orang yang berupaya dalam sekecil
apapun kebaikan. Modal utamaku hanyalah keyakinan, niat baik, prasangka
baik dan keikhlasan dalam berbuat.
Dalam perjalanannya, aku menemukan banyak karakter manusia. Dan dari
mereka aku banyak belajar. bahkan dari orang yang paling jahat
sekalipun. Alhamdulillah, aku juga banyak berkenalan dengan orang-orang
yang baik. Yang berdedikasi tinggi, yang berkomitmen penuh, yang senior
dengan begitu banyak jabatan dan pengalaman, bahkan yang junior dengan
sepak terjang bisnis yang memukau. Menakjubkan. Diantara mereka bahkan
seperti sudah menjadi sahabat bagiku. Mereka mungkin tak akan pernah
kutemukan jika aku cuma berkutat dengan pekerjaanku sebelumnya. Aku
yakin, aku akan menemukan kehidupan yang lebih menarik diluar sana, jika
aku mau memampukan diri untuk apapun yang kuinginkan.
Tak ada yang tak mungkin jika kita mau, manusia makhluk kompleks yang
diciptakan untuk menjadi apa yang mereka mau. Itu Anugerah yang sangat
disayangkan jika disia-siakan. Aku yakin, dengan berusaha menjadi orang
yang baik, membaikkan diri dari waktu ke waktu, berusaha lebih banyak
bersabar dalam keadaan sesulit apapun, segera bangkit dalam kesedihan
yang merontokkan tulang belulang, bersyukur dalam nikmat yang terkecil
sekalipun, maka lah-lah sebaik-baik penolong. Kehidupan ini indah,
diperuntukkan bagi kita yang menyakini janji Allah, "Aku tidak akan
merubah nasib suatu kaum, jika mereka tidak merubah nasib mereka".
Janji siapa lagi yang harus kita percayai, jika janji Allah saja masih kita ragukan?.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar